Rohana Kudus Wartawati Pertama Asal Sumatera Barat Sebagai Pahlawan Nasional

jakarta,Jumat 8/11/2019

Presiden Jokowi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada enam tokoh yang dianggap berjasa bagi bangsa dan negara. Upacara penganugerahan digelar di Istana Negara Jakarta, Jumat (8/11/2019).
Keputusan penganugerahan gelar pahlawan nasional itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 120/TK tahun 2019 tertanggal 7 November 2019. Jokowi menyerahkan anugerah tersebut kepada ahli waris masing-masing tokoh.

Salah satu tokoh yang mendapat anugerah gelar Pahlawan Nasional adalah Rohana Kudus. Rohana merupakan jurnalis perempuan asal Sumatera Barat.
Rohana Kudus merupakan salah satu pelopor pers Indonesia. Dia berasal dari Kabupaten Agam. Jasa Rohana Kudus, di antaranya mendirikan sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) di Kotogadang pada 1911.
Sekolah yang mendidik keahlian anak-anak perempuan itu merupakan tindak lanjut dari dideklarasikannya perkumpulan perempuan Kerajinan Amai Setia pada 11 Februari 1911 yang dipimpin Rohana.

Kementerian Sosial Republik Indonesia menetapkan Rohana Kudus atau Ruhana Kuddus, jurnalis perempuan pertama asal Sumatera Barat, sebagai Pahlawan Nasional tahun 2019.
Hal ini ditetapkan berdasarkan pertemuan Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dengan Presiden Joko Widodo pada 6 November 2019 lalu. Ada pula Surat Menteri Sosial Rl nomor :23/MS/A/09/2019 tanggal 9 September 2019 perihal usulan calon Pahlawan Nasional tahun 2019.

Usulan itu mendapatkan persetujuan untuk dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019, atas nama Almarhumah Ruhana Kuddus,” kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin melalui keterangan tertulis, Kamis 7 November 2019.
Penobatan gelar ini dilakukan dalam acara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara pada tanggal 8 November 2019. Kemensos turut mengundang Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno,yang dalam hal ini di wakilkan oleh Sekretaris Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Barat Drs. Alwis dan juga sejumlah ahli waris dari Ruhana Kuddus.


Ruhana Kuddus lahir di Koto Gadang, Kabupaten Agam 20 Desember 1884. Pada 1911, Ruhana mendirikan sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) di Koto Gadang. Sembari aktif di bidang pendidikan yang disenanginya, Ruhana juga menulis di surat kabar perempuan, Poetri Hindia. Ketika dibredel pemerintah Belanda, Ruhana berinisiatif mendirikan surat kabar, bernama Soenting Melajoe. Dia meninggal di Jakarta pada 17 Agustus 1972 pada usia 87 tahun. Lainnya, Ruhana Kudus merupakan tokoh perempuan dan wartawan. Ruhana yang berasal dari Provinsi Sunatra Barat, menulis di surat kabar perempuan bernama Poetri Hindia.

Sejumlah menteri atau kepala lembaga yang terlihat hadir antara lain Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Provinsi Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio. (Ef PHB)

Post Author: Efriyanto

1 thought on “Rohana Kudus Wartawati Pertama Asal Sumatera Barat Sebagai Pahlawan Nasional

    Nank suhe

    (8 November 2019 - 6:18 pm)

    Sukur allhamdulilah sumbar.memdapatkan penghargaan
    Smoga yg lainnya bisa juga dapat penghargaan.
    Suskes minang .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *