00 55 22 66
info@mschool.com
Padang, Sumatera Barat, INA. 11001
blog-img
17/01/2022

Mahyeldi Merupakan Tokoh Gubernur Pendukung Gerakan BAZNAS

Efriyanto | nasional

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi. awal tahun ini menoreh penghargaan dari BAZNAS yang merupakan Anugrah BAZNAS Award 2022 yang di diserahkan oleh Ketua Baznas RI, Prof.Dr.KH.Noor Achmad,MA di Golden Balroom.The Sultan Hotel & Rasidence pada pagi ini, Senin (17/01/2022)

Penghargaan ini merupakan salah satu kategori yang telah ditetapkan Oleh Baznas dalam penilaian untuk Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Nasional dalam kategori sebagai Gubernur Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Buya Mahyeldi merupakan salah satu Gubernur yang memenuhi persyaratan dalam penilaian dalam  kategori Kepatuhan kepala Daerah Terhadap Pelaksanaan Undang Undang nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan Zakat dan juga perhatian Gubernur terhadap penguatan pengelolaan zakat di Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutanya pada acara penganugerahan itu, ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan bahwa, Untuk tahun 2022 BAZNAS secara nasional punya target pengumpulan Rp 26 triliun. Adapun metode penghitungan pembagian pengumpulan ZIS-DSKL dilakukan dengan rata-rata dari 3 (tiga) komponen yaitu persentase pengumpulan 2019-2020 (rata-rata geometrik), persentase pengumpulan 2020, dan persentase potensi zakat wilayah provinsi,” ujarnya.

Prof Noor menjelaskan, target pengumpulan zakat tahun 2022 pada tingkat OPZ yaitu BAZNAS RI sebesar Rp 760 miliar, BAZNAS provinsi sebesar Rp 2,12 triliun, BAZNAS kabupaten/kota sebesar Rp 6,94 triliun dan LAZ sebesar Rp16,17 triliun.

Menurut Prof Noor, untuk mencapai target tersebut perlu adanya semangat kolaborasi dan kerja sama antara semua pegiat zakat BAZNAS maupun LAZ se-Indonesia dan ekosistem zakat lainnya untuk mencapai target yang tinggi di tahun depan.

"Adapun capaian BAZNAS di tingkat pusat sepanjang 2021 telah melampaui target dengan peningkatan sebesar 33 persen dibanding pengumpulan sepanjang 2020. Pencapaian ini juga tentu tidak terlepas dari peran unsur dah tokoh masyarakat yang turut menebarkan Gerakan Cinta Zakat di tengah masyarakat," jelasnya.

Prof Noor mengatakan, pencapaian yang baik ini akan menjadi modal bagi pengumpulan ZIS dan DSKL tahun depan secara nasional dari BAZNAS dan LAZ. Kepercayaan yang terus meningkat ini membuat BAZNAS makin bersemangat menjalankan visi menjadi lembaga utama menyejahterakan umat.

Dikutip dari laman Baznas.go.id Profil Badan Amil zakat Nasional ( BAZNAS) merupakan Badan resmi dan satu satunya yang dibentuk oleh Pemerintah berdasarkan keputusan Presiden RI NO.8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat Nasional. Lahirnya Undang Undang no 23 tahun 2011 tentang pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran Baznas sebagai Lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan Zakat secara Nasional. Dalam UU tersebut , BAZNAS dinyatakan sebagai Lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. (Ef.Bphb)

Bagikan Ke:

Populer